Showing posts with label lil'Quin. Show all posts
Showing posts with label lil'Quin. Show all posts

Friday, September 27, 2013

#hastakarya : family t-shirt

Bongkar-bongkar lemari eh nemu sisa bisnis kaos sketsa dulu. Dari pada ga ke pake mending di manfaatkan untuk membuat hasta karya :D. Karena mesin press nya udah di jual ke bos n,duy jadi pake cara manual az aye aye.

Sebelum mulai, persiapkan dulu peralatan perang yang di perlukan. Berikut peralatan yang harus disiapkan :
1. Cemilan + minuman (biar asoy ngerjainnya),
2. Kertas hps,
3. Pensil,
     (item 1 & 2 buat bikin design awal pake freehand *bisa di lewat)
4. Laptop/pc (buat mengaplikasikan design sebelum ke kaos).
5. Printer,
6. Setrika,
7. Kaos polos 3 biji (ukuran sesuai selera),
8. Kertas duplex/tripleks (buat alas Kaos),
9. Paper clip (buat jepit kaos ke duplex biar ga gerak-gerak),
10. 1 set kuas,
11. 1 set cat akrilik.
Berikut penampakan peralatan perang yang dibutuhkan :
peralatan perang
Peralatan Perang

Oke sekarang kita mulai membuat hastakaryanya, berikut langkah-langkahnya :

  1. Buat design kaos di PC/Laptop, bisa juga dibuat dulu dikertas baru di aplikasikan di laptop/pc.
  2. Print design yang anda buat (Printnya di miror ya).
  3. Selipkan duplex/tripleks kedalam kaos, rapihkan.
  4. Rapihkan lau jepit ujung-ujungnya dengan paper clip.
  5. Tempelkan kertas hasil printan design ke kaos.
  6. Setrika kertas tadi dengan sedikit tekanan agar muncul bayangan design di kaos.
  7. Cat/warnai design yang terbayang di kaos dengancat akrilik.
  8. Keringkan kaos.
Berikut hasil dari hastakarya yang kami buat
breastmilk addict
breast milk ADDICT

breastfeeding fighter
breastfeeding FIGHTER

Friday, September 13, 2013

Lil'Quin sampai 6 bulan

Ga kerasa waktu cepet bangetttttt... pas bikin blog ini sebenernya  Lil'Quin dah 9 bulan. Tapi pengen banget nyeritain pengalaman Kita ngerawat si kecil ini dari awal tau hamil sampai sekarang ngerawat si kecil.
ini nih Metamorfosa Lil'Quin dari 0 bulan sampai 6 bulan : Get Adobe Flash player
Photo Gallery by QuickGallery.com

Quiny Journey : mencari dokter kandungan

Setelah mengetahui hamil, sebagai orang tua yg keren langkah berikutnya mencari dokter kandungan yang cocok (cocok dalam pelayanan dan budget hehehehe). Pilihan pertama jatuh ke klinik M****** C****** alasannya karena di sana ada metode hypnobirthing. Jujur pada saat itu saya tidak mengerti apa itu hypnobirthing, tapi karena menurut istri saya bagus saya setuju walaupun jaraknya lumayan jauh dari rumah.

Setelah kunjungan pertama sukses dengan hasil memastikan kehamilan istri saya tidak demikian dengan kunjungan ke-2. Selasa pagi seperti biasa sebelum kunjungan kita melakukan booking by phone dan alhamdulillah kita dapat nomor antrian 1. Sesuai jadwal jam 9 pagi kita sudah nyampe di tkp, kondisi tkp masih sepi hanya ada bidan jaga dan bagian administrasi. Setelah daftar ulang kami dipersilakan menunggu karena dokternya belom datang.

1 jam berlalu tidak ada tanda-tanda dokter datang, busyet deh. Ok biar g bosen saya ajak istri saya beli cemilan di minimarket deket klinik. Balik dari minimarket masih belum ada tanda-tanda kehadiran dokter, dengan sedikit kesal saya bertanya ke receptionis dan mendapatkan jawaban dokternya sedang melakukan tindakan di tempat lain dan kembali di suruh menunggu. 12:30 masih belum ada tanda-tanda dokter bakal datang akhirnya dengan kesal kami pun pulang. 

Karena masih mau dengan metode hypnobirthing akhirnya sabtu malam kami kembali ke klinik dengan harapan bisa berkonsultasi dengan dokter, hasilnya sama seperti sebelumnya kami dipelak (menunggu tanpa ada kepastian :*sundanese style). Ok kali ini g bisa di ditolelir dan akhirnya kami putuskan pindah klinik. Klinik berikutnya kami putuskan harus yg dekat rumah, setelah melakukan survey akhirnya kami putuskan di klinik h****** b***** dan klinik ini menjadi tempat yg rutin kami kunjungi selama 8 bulan ke depan.

Jika sekarang anda sedang mencari dokter kandungan, berikut beberapa tips berdasarkan dari pengalaman kami.
  1. Pastikan dekat dari rumah, jika dalam kondisi darurat tentu akan lebih cepat istri dan anak kita ditangani bila jarak rumah & dokter dekat.
  2. Pastikan fasilitas di tempat tersebut lengkap, oke yang ini pengalaman dari kaka ipar saya, ketika melahirkan beliau harus mendapatkan pelayanan ekstra. Lupa lagi karena apa. Karena dari awal pemeriksaan di bidan (bukan berarti bidan ngga bagus) dan baru di ketahui ada masalah maka di rujuk ke sebuah rumah bersalin (lupa lagi namanya hehehe), sialnya rumah bersalin tersebut pun tidak bisa menangani dan kembali di rujuk ke RSHS a.k.a Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kebayang kan kondisi sedang pembukaan harus jalan-jalan.
  3. Pastikan dokter anda mau diajak diskusi, biaya per kunjungan 100 ribu di tambah obat jatohnya sekitar 500 ribu (buset tiap bulan nih harus ada minimal gope). Kalo dokternya ga mau di ajak diskusi rugi dong kita bayar mahal-mahal, lagi pula tugas meraka sebagai ahli menurut saya adalah memberi solusi terbaik dari yang apa kita keluhkan/hadapi. Kalo cuma ngecek pake alat-alat medis dan ngasih tau hasilnya, ga usah sekolah tinggi-tinggi saya juga bisa (*mulai sombong).
  4. Sebelum melakukan kunjungan rutin pastikan bekali diri anda dengan pengetahuan yang cukup mengenai kondisi si ibu, nyambung dari point sebelumnya ada baiknya sebelum berkunjung ke dokter kandungan anda googling dulu mengenai kondisi ibu. Pertanyaanya kenapa harus belajar dulu ?, ini yang saya alami saya pergi ke dokter tanpa ada bekal pengetahuan yang cukup hasilnya di sana saya hanya bengong dan ga ngerti sama apa yang dokter omongin. Untungnya istri saya rajin googling jadi dialognya antara istri dan dokter sementara saya bengong ga ngerti mereka ngomongin apa (jangan-jangan ngomongin saya).
  5. Wajib Pro Asi & Normal, jika sayang calon bayi anda, lupakan godaan iklan susu formula. Dilihat dari sisi manapun susu formula ga ada apa-apanya dibanding Asi (mungkin saya akan bahas kerenya asi & pentingnya lahir normal di artikel lainnya).
  6. Pake bidan? No problemo, melahirkan di bidan menurut saya tidak masalah selama kondisi kesehatan ibu & anak sehat. Selain lebih murah biasanya tempat bersalin di bidan lebih homy. dan pastikan bidan tersebut adalah bidan delima.

Saturday, August 31, 2013

Quiny Journey : + (positif)

Quiny Journey adalah artikel yg akan menceritakan perjalanan putri kami Anaya Quinzila Kamea Surya dari lahir sampai dia dewasa kelak. Disini kami akan menceritakan pengalaman kami mengenai parenting. Mudah-mudahan pengalaman kami bisa berguna :).

Seri pertama dari Quiny Journey akan menceritakan pengalaman kami begitu mengetahui (+) hamil. 20 maret '12 test pack menunjukkan tanda +. Saya & istri saling menatap sesaat kemudian saling berpelukan sambil berlinang air mata perasaan campur aduk antara senang + bingung (mengingat sisa tabungan hanya beberapa rupiah, sisa pernikahan kami pada bulan desember :D). Kami mencoba saling menguatkan & meyakinkan bahwa Allah menitipkan keturunan lengkap beserta rezekinya.

Testpack
Horay garis 2


Kami sendiri tidak terlalu memaksakan untuk buru-buru memiliki keturunan apalagi sebulan sebelumnya hasil testpack menunjukan negatif. Bahkan beberapa hari sebelumnya kami sempat menyaksikan konser Karinding Attack (grup musik tradisional yg beranggotakan pentolan ujungberung rebel) di Dago Tea House. Karena diseponsori oleh rokok hasilnya sepanjang konser kami menghirup asap rokok + asap dari kemenyan (ciri khas karinding attack).


Untuk lebih meyakinkan bahwa istri saya hamil kami sepakat untuk memeriksakan ke dokter kandungan. Setelah googling kami sepakat untuk memeriksakan kandungan di klinik M*****a Ciku*** alasannya karena di sana ada metode hypnobirthing (metode alamiah yg dipergunakan untuk menghilangkan rasa takut, panik, tegang dan tekanan- tekanan lain yg menghantui ibu dalam proses persalinan). Setelah dilakukan tes dengan USG (Ultrasonografi, alat pemeriksaan organ-organ tubuh yg menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi sehingga tidak menimbulkan radiasi) hasilnya istri saya positif hamil 2 minggu, yes we will be parents.

Wednesday, August 28, 2013

lil'Quin 30 hari

My Baby Born

Tanggal 27 November 2012 adalah hari yang paling ditunggu-tungggu oleh aq dan suamiku juga keluarga besar kami. My baby BORN... bayi cantik yang lahir normal dengan berat 3,35 kg dan panjang 52cm sekarang ada tepat dihadapanku bukan didalam perut lagi (xixixi). Setelah berjuang sambil menjerit-jerit (walopun g boleh yah katanya.. hehe) dari jam 10 malem ampe 4.30 pagi, akhirnya putri cantik kami lahirrrr (horeeeee). Haru-biru terpancar di wajah kami berdua karna mang cm ditemenin suami pas lahiran, mertua nunggu di luar. Dah ga bisa berkata-kata lagi, kita berdua cuma bertatapan, berpegangan dan menangis sambil tersenyum. Karna kalo kita flashback lagi, sebenarnya bayi ini sudah direncanakan lahir caesar tepat di hari dya lahir ini. jadwal operasi jam 9 pagi, eeeh ternyata dya lahir lebih cepat daaaaan NORMAL. Sebenarnya kita (aq dan suami) sudah merencanakan akan lahiran di Bandung aja karna mang rumah kita di Bandung jadi lebih deket. Tetapi dari dokter yang biasa kontrol kehamilan dari awal bulan sampai bulan ke tujuh menyatakan harus operasi caesar karna bayi kita sungsang alias posisi kepala masih diatas. Setelah disarankan nungging posisi sujud setiap hari bayi ini ga juga pindah posisinya. Karna keukeuh aq ga mau operasi karna alasan lahiran normal jauuuuh lebih baik untuk bayi dan ibu dibanding operasi (udah googling ceritanya). Teori lahiran normal dan operasi dah aq lahap habis lewat google. Konsultasi lagi ke dokter ke dua tetep musti operasi juga, malahan dokter ke 2 ini lebih edaaaan ngomongnya teh, aq blang konsultasi pengen punya opini ke dua bisa lahiran normal ngga. eeeh dya malah ngomong gini "gini yah Bu, ini tuh mesti operasi kalo ibu mau bayinya selamat. ibu belum pernah liat kan bayi MATI didepan mata ibu". weleh-weleh.... ini dokter bukannya jaga emosi pasien malah bikin drop, langsung aq mewek semewek-meweknya di perjalanan pulang. Hopeless.... ini kata terakhir yang ada dipikiran aq karna kandungan dah menginjak delapan bulan yang artinya kemungkinan bayi berpindah posisi dah ga mungkin. Tetapi karna kemauan keras aq teteppp ingin lahiran normal setelah googling lagi dan baca cerita-cerita mommy-mommy yang bisa lahiran normal walopun sungsang. Akhirnya konsultasi lagi kedokter yang ke 3, di dokter yang ini sebenernya dah agak ga berharap bisa normal sih cm penasaran aja apa opininya. eh eh eh... dokternya ternyata orang batak. Dokter ini malahan marahin aq karna dah pasrah operasi. Dya malahan nantangin mau ga normal katanya. Perasaan ini seperti terombang-ambing oleh dokter-dokter! awalnya berapi-api ingin normal, trus dpatahin lagi, eh setelah pasrah malah dinaikin lagi. OMG.... cuma ALLAH nih yang bisa ngasih jawabannya. Kata dokternya tunggu ampe mules aja baru k RS katanya, suka sih ma dokter ini tuh tegas gitu, trus pronormal juga. Pulang kerumah dengan perasaan agak berharap tapi gimana gitu. Setelah menunggu 2 minggu, karna khawatir kandungannnya dah lebih dari 9 bulan akhirnya kita mutusin cek lagi k RS itu. yaaa elaaah... ternyata dokter yang jaga bukan dokter kemaren. Dokter ke 4 ini dah dengan nada ga enak hati dan lemah lembut menyatakan memang mesti operasi, karna khawatir kelamaan di dalem kandungan, kita dah pasrah deh mu diapain juga yang penting kita berdua selamat. Tapi alhamdulillah semua udah diatur oleh yang di Atas, bayi kami lahir normal walopun dengan posisi sungsang dan kami berdua selamat. Buat mommy baru, yang ngalamin cerita yang sama dengan kami, bayinya sungsang tapi tetep pengen Normal, jangan patah semangat coba semua cara karna yang nentuin hasil akhir tuh tetep yang di Atas. Balik lagi ke cerita lahiran yah. Nama bayi sih dah siap dari jauh-jauh hari, jadi pas lahiran kita dah yakin nama ini yang bakalan dirilis :
 'ANAYA QUINZILA KAMEA SURYA'

My lil'Quin

Powered by Blogger.